
Penguatan identitas lembaga pendidikan melalui pembentukan karakter menjadi langkah krusial dalam menghadapi tantangan penurunan jumlah siswa dan keterbatasan sumber daya. Hal ini menjadi dasar bagi tim dosen yang diketuai oleh Fransiska Anita Subari, S.S., M.M., bersama anggota Daniel Hermawan, S.AB., M.Si., MBA., Syayu Zhukhruffa, S.Sos., M.A., dan Shinta Mustikarini, SE., M.Si., untuk melaksanakan program pengembangan masyarakat bagi para guru TK dan SD Santa Melania Bandung.
Program pengabdian ini merupakan keberlanjutan dari inisiatif sebelumnya yang berhasil menurunkan nilai-nilai utama sekolah menjadi butir-butir praktis melalui akronim KASIH (Kerja sama, Abdi, Sopan, Ikhlas, dan Hormat). Fokus utama dialihkan pada tahap krusial: mendampingi para guru sebagai wali kelas dalam merancang perencanaan kerja tahunan yang terstruktur untuk pengembangan karakter peserta didik. Pendekatan yang digunakan tergolong inovatif, yakni mengadaptasi tiga tahapan penulisan pesan bisnis yang efektif: planning, writing, dan completing.
Dalam proses pendampingannya, tim dosen memberikan pemahaman bahwa core value bukan sekadar konsep abstrak, melainkan value added yang dapat meningkatkan daya saing sekolah. Meskipun sempat muncul tantangan berupa ide-ide kegiatan yang bersifat insidental, tim mengarahkan para guru untuk menyusun rencana yang lebih berkelanjutan melalui dua pilar utama: kegiatan berbasis acara (event) dan pembiasaan harian (habit). Proses ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga kemampuan manajerial guru dalam menyusun proposal kegiatan yang sistematis.
Hingga saat ini, rangkaian kegiatan yang didanai melalui skema pengembangan masyarakat tersebut telah mencapai tahap penulisan (writing) setelah sebelumnya melalui sesi brainstorming untuk mengidentifikasi permasalahan riil siswa di kelas. Hasil akhir dari perencanaan ini nantinya akan dipresentasikan di hadapan Kepala Sekolah, Manajer Sekolah, hingga tingkat Yayasan sebagai rencana operasional yang siap dilaksanakan secara nyata.
Melalui pendampingan intensif ini, diharapkan para pendidik di SD dan TK Santa Melania mampu menyusun program karakter yang tidak hanya visioner, tetapi juga komunikatif dan layak secara manajerial. Selain berdampak langsung pada sekolah, pengabdian ini juga ditargetkan menghasilkan luaran berupa artikel jurnal, poster, video dokumentasi, serta modul panduan yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan karakter di masa depan.

